Selasa, Mei 05, 2009

Uang Pecahan Rp. 1000 Ditarik BI

Setelah lima uang kertas pecahan Rp 5.000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp 50.000, dan pecahan Rp 100.000 telah ditarik pada awal tahun 2009. Kini giliran uang kertas pecahan Rp. 1000 tahun emisi 2000 akan ditarik dari peredaran secara bertahap oleh BI. Uang tersebut akan digantikan oleh pecahan Rp. 1000 tahun emisi 2009. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/16/PBI/2009 tentang Perubahan PBI No 2/25/PBI/2000 mengenai Pengeluaran dan Pengedaran Uang Pecahan Rp 1.000 Tahun Emisi 2000.

Perbedaan keduanya ialah letak tanda tangannya dan letak keterangan tahun percetakan uang. Sebelumnya yang menandatangi uang tersebut ialah Deputi Gubernur Senior BI dan Deputi Gubernur BI, sedangkan uang pecahan baru akan ditandatangani oleh Gubernur BI dan Deputi Gubernur BI. Perbedaan yang kedua letak keterangan tahun dibagian muka uang kertas pada Uang Rp. 1000 tahun 2000, sedangkan yang terbaru keterangan tersebut berada di atas tulisan Dewan Gubernur.
sumber: kompas


9 komentar:

  1. ma sak sih mau di tarik???

    http://gamezone-freedownload.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. Bener kok tapi kan bertahap, desain dan warna uangnya masih sama yang membedakan tanda tangan sama letak tahun emisi.

    BalasHapus
  3. Sekarang dah ada seribu uang logam...

    BalasHapus
  4. walau dah lama infonya masih lumayan menarik.. makasih gan.. Affordable Bridal

    BalasHapus
  5. This article is very interesting,

    regards Admin: Sundulbet.com
    www: sundulbet.com beg for his visit.

    BalasHapus
  6. Artikel Yang bagus nii Gan
    dan ini akan jadi web yang bagus

    Mohon kunjungi website kami
    www.168sdbet.com
    Dan terima kasih

    BalasHapus
  7. i never knew there was a currency like this.. im from a different country so we ahave different currency, but guys have you ever heard of bitcoin?

    its a virtual currency. it changes its value most of the time. the stable price of it is at 1bitcoin = 250$

    BalasHapus

Bisnis di Internet

 

| Mahawira |